RakyatPost.id, Samosir, – Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sumatera Utara di Medan, Senin (6/6/2026), dan mendukung rencana Bank Sumut naik kelas ke Kelompok Bank dengan Modal Inti 2 (KBMI 2). KBMI 2 merupakan kelompok bank menengah dengan modal inti Rp6 triliun hingga Rp14 triliun, dan Bank Sumut saat ini masih di kategori KBMI 1.
Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution memimpin rapat RUPS dan menyatakan bahwa OJK berencana mengkonsolidasi bank-bank kategori KBMI 1 di 2029, sehingga Bank Sumut perlu meningkatkan modal intinya menjadi minimal Rp6 triliun. Saat ini, modal inti Bank Sumut mencapai Rp5,2 triliun dan masih membutuhkan Rp800 miliar untuk masuk ke kategori KBMI 2.
Untuk mencapai itu, pemegang saham (Pemprov Sumut dan kabupaten/kota) sepakat menyetorkan kembali 15% deviden 2025 sebagai modal di tahun 2026. Pemprov Sumut juga menambahkan modal Rp100 miliar tahun ini, sedangkan Tapanuli Selatan sekitar Rp70 miliar.
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyatakan bahwa Bank Sumut memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat Kabupaten Samosir.
“Kami mendukung Bank Sumut naik kelas ke KBMI 2 agar dapat memperkuat modal, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan inovasi produk perbankan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha,” katanya.
Dengan naik kelas ke KBMI 2, Bank Sumut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan produknya, serta tidak terlalu bergantung pada APBD. Gubernur Sumut Bobby Nasution berharap Bank Sumut dapat memperbanyak produk yang bisa bersaing dengan bank-bank lainnya dan meningkatkan akses layanan keuangan bagi masyarakat. (SS).















