• Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Rakyatpost.id
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Rakyatpost.id
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Home Ekonomi

Mentan: Pendapatan Petani Tumbuh Lebih Cepat dari Biaya Produksi

rakyatpost
3 Juni 2026
/ Ekonomi
0 0
0
Mentan: Pendapatan Petani Tumbuh Lebih Cepat dari Biaya Produksi

RakyatPost.id, Jakarta,- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan pendapatan petani tumbuh lebih cepat dibandingkan biaya produksi, tercermin dari peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) yang menunjukkan di angka 127,73 persen pada Mei 2026.

“Alhamdulillah, kenaikan NTP menjadi kabar baik bagi petani Indonesia. Ini menunjukkan bahwa pendapatan petani meningkat dan hasil kerja keras mereka di lapangan semakin memberikan nilai tambah,” kata Mentan dalam keterangan di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Baca Juga

Perkenalkan Pupuk Limbah Sayur/Buah Eco Enzim di Paviliun Tebingtinggi PRSU

Menteri Bahlil : Impor Minyak Rusia Tahap Pertama Sudah Dilakukan

Paviliun Kota Sibolga Andalkan UMKM Olahan Hasil Laut di PRSU

Dia menyampaikan hal itu merespon pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat NTP pada Mei 2026 mencapai 127,73 atau naik 1,99 persen dibandingkan April 2026.

Amran mengatakan kenaikan NTP menjadi bukti berbagai program peningkatan produksi dan penguatan sektor pertanian yang dijalankan pemerintah mulai memberikan manfaat nyata bagi petani.

Baginya NTP merupakan salah satu indikator penting untuk melihat tingkat kesejahteraan petani. Ketika nilai yang diterima petani meningkat lebih cepat dibandingkan biaya yang dikeluarkan, maka daya beli dan kemampuan ekonomi petani ikut menguat.

“Kementerian Pertanian akan terus berupaya menjaga agar petani memperoleh keuntungan yang layak dari usaha taninya,” ujarnya.

Mentan menegaskan capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah percepatan yang dilakukan Kementerian Pertanian dalam dua tahun terakhir, mulai dari peningkatan luas tanam, optimasi lahan, rehabilitasi dan normalisasi irigasi.

Selain itu penyediaan benih unggul, bantuan alat dan mesin pertanian, hingga penguatan pendampingan petani di berbagai daerah sentra produksi.

Menurutnya, keberhasilan subsektor hortikultura mencatat kenaikan NTP tertinggi juga menunjukkan besarnya potensi komoditas hortikultura sebagai sumber pertumbuhan ekonomi di perdesaan.

Karena itu, lanjut Amran, pemerintah akan terus mendorong peningkatan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan agar petani memperoleh keuntungan yang optimal.

“Kita ingin petani semakin sejahtera. Karena itu fokus pemerintah tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan hasil produksi memiliki nilai ekonomi yang baik. Ketika produktivitas naik dan harga petani membaik, maka kesejahteraan petani akan meningkat,” tegasnya.

Amran menegaskan Kementan akan terus memperkuat program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan petani.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi global, sektor pertanian Indonesia terbukti tetap mampu tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.

Menurutnya pula petani adalah pahlawan pangan bangsa sehingga pihaknya memastikan para petani bisa mendapatkan keuntungan yang lebih baik, biaya produksi semakin efisien, dan usaha tani semakin menjanjikan.

“Kenaikan NTP ini harus kita jaga bersama agar manfaatnya semakin dirasakan oleh petani di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Kinerja sektor pertanian nasional kembali menunjukkan tren positif menyusul BPS mencatat NTP pada Mei 2026 mencapai 127,73 persen.

Kenaikan tersebut menjadi indikator pendapatan yang diterima petani meningkat lebih cepat dibandingkan biaya produksi maupun pengeluaran rumah tangga yang harus mereka tanggung.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini mengatakan kenaikan NTP terjadi karena Indeks Harga yang Diterima Petani (IT) meningkat lebih tinggi dibandingkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (IB).

“Kenaikan NTP ini terjadi karena indeks harga yang diterima petani naik sebesar 2,53 persen. Ini lebih tinggi dibandingkan peningkatan indeks harga yang dibayarkan petani yang naik sebesar 0,53 persen,” ujar Pudji ketika memberikan rilis BPS di Jakarta, Selasa.

Pudji menjelaskan, peningkatan NTP nasional ditopang oleh menguatnya harga sejumlah komoditas utama pertanian. Komoditas yang dominan mempengaruhi kenaikan indeks harga yang diterima petani antara lain karet, gabah, kakao atau cokelat biji, serta bawang merah.

Berdasarkan subsektornya, hortikultura menjadi penyumbang kenaikan NTP terbesar. BPS mencatat NTP subsektor hortikultura meningkat 7,08 persen pada Mei 2026.

Subsektor yang mengalami kenaikan NTP tertinggi adalah subsektor hortikultura. Subsektor hortikultura ini mengalami kenaikan NTP sebesar 7,08 persen. Hal ini karena IT naik sebesar 7,52 persen sedangkan IB hanya naik sebesar 0,41 persen,” kata Pudji.

Menurutnya, komoditas yang paling dominan mendorong kenaikan indeks harga yang diterima petani hortikultura adalah bawang merah, cabai rawit, cabai merah, dan tomat.

Dari sisi ekonomi pertanian, lonjakan harga sejumlah komoditas hortikultura tersebut membuat pendapatan petani meningkat lebih cepat dibandingkan kenaikan biaya konsumsi rumah tangga maupun biaya produksi dan penambahan barang modal. Kondisi inilah yang kemudian mendorong penguatan NTP secara nasional.

Sementara subsektor tanaman pangan juga mencatat kinerja positif dengan NTP naik 1,34 persen dari 112,29 pada April 2026 menjadi 113,79 pada Mei 2026. Kenaikan ini mencerminkan membaiknya posisi ekonomi petani tanaman pangan. (Red/ant)

SendShareTweet
Sebelumnya

Habiburokhman Nilai Kritik Dino Pati Serangan Politik “Membabi Buta”

Selanjutnya

BREAKING: Polres Samosir Gagalkan Peredaran Sabu & Ganja, 7 Pengedar Ditangkap

Baca Juga

Perkenalkan Pupuk Limbah Sayur/Buah Eco Enzim di Paviliun Tebingtinggi PRSU
Ekonomi

Perkenalkan Pupuk Limbah Sayur/Buah Eco Enzim di Paviliun Tebingtinggi PRSU

22 Juli 2026
Menteri Bahlil : Impor Minyak Rusia Tahap Pertama Sudah Dilakukan
Metro

Menteri Bahlil : Impor Minyak Rusia Tahap Pertama Sudah Dilakukan

21 Juli 2026
Paviliun Kota Sibolga Andalkan UMKM Olahan Hasil Laut di PRSU
Ekonomi

Paviliun Kota Sibolga Andalkan UMKM Olahan Hasil Laut di PRSU

19 Juli 2026
Gitar Sipoholon Sudah Dipasarkan Secara Nasional
Medan

Gitar Sipoholon Sudah Dipasarkan Secara Nasional

18 Juli 2026
Nanas Sipahutar Tembus Pasar Internasional Arab Saudi, Dipajang di Paviliun Taput PRSU
Ekonomi

Nanas Sipahutar Tembus Pasar Internasional Arab Saudi, Dipajang di Paviliun Taput PRSU

17 Juli 2026
Rempah Andaliman Khas Toba Ikut Meriahkan Stand Pemkab Toba di PRSU
Medan

Rempah Andaliman Khas Toba Ikut Meriahkan Stand Pemkab Toba di PRSU

16 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

  • Pesta Bolon Sagala Raja Ke- II, Se- Dunia Resmi Digelar Di Bona Pasogit Samosir

    Pesta Bolon Sagala Raja Ke- II, Se- Dunia Resmi Digelar Di Bona Pasogit Samosir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hibur Paulus Simbolon Gelar Pesta Adat,  Sekaligus Investasi Kapal Fery di Samosir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nahkoda Baru SRO Humbahas 2025-2030 Dilantik, Sekretariat SRO Dimulai dari Matiti Doloksanggul

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebagai Warga HKBP, Gandi Ikut Bertanggungjawab Terhadap RSU Taput yang Alami “Pertikaian”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriah dan Penuh Kekeluargaan, PPOPS Gelar “Pesta Sombu Sihol & Ziarah Bersama” Sekaligus Lantik Pengurus Baru 2026-2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Samosir: Pesta Bolon Sagala Raja Wujud Nyata Persatuan dan Pelestarian Budaya Batak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terduga Maling Motor Nyaris Tewas Dihajar Massa Di STM Hilir, Warga Soroti Dugaan Jaringan Pencurian.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSBI Gelar HUT ke-19 & Rakernas ke-20, Desak Pelestarian Budaya Batak dan Benahi Danau Toba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Rakyatpost.id

© 2025 Rakyatpost.id - Mengabarkan & Mengedukasi.

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam

© 2025 Rakyatpost.id - Mengabarkan & Mengedukasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In