RakyatPost.id, Jakarta,– Yayasan Rumah Anak Pancasila menyelenggarakan Festival Anak Pancasila 2026 sebagai ruang pembelajaran, kreativitas, dan penguatan karakter kebangsaan bagi anak-anak Indonesia.
Dalam festival yang diselenggarakan di Alun-Alun Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, itu, Ketua Yayasan Rumah Anak Pancasila Juan Alexander Wake mengatakan bahwa tantangan terbesar bangsa saat ini adalah memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di tengah perubahan sosial yang begitu cepat.
“Pancasila bukan hanya sebuah narasi atau literatur. Pancasila adalah lima perasaan yang hidup dalam jiwa bangsa Indonesia, yang mempersatukan kita dalam Persaudaraan, Persatuan, Kebersamaan, Kepedulian, dan Rasa Syukur yang mendalam,” kata Juan Alexander Wake dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (21/6/2026)
Menurut dia, festival itu menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda melalui pendekatan sejarah, budaya dan iman sebagai fundamental pembangun karakter.
Terlebih lagi, dia menilai bahwa masih banyak anak-anak yang belum memahami sejarah bangsanya, para pahlawannya, bahkan makna Pancasila itu sendiri.
“Karena itu, Festival Anak Pancasila hadir untuk menghadirkan pengalaman budaya yang mengandung unsur-unsur nilai pancasila sekaligus membangun karakter generasi penerus bangsa lewat sejarah dan kesenian,” katanya.
Dia juga meyakini bahwa pembentukan karakter tidak dapat dilakukan hanya melalui ruang kelas.
“Diperlukan ruang interaksi yang bhinneka, pengalaman bersama, dan keteladanan, yang mampu menumbuhkan kelima rasa tadi dalam kehidupan anak-anak kita,” katanya.
Melalui Festival Anak Pancasila 2026, dia mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia pendidikan, komunitas, dan keluarga untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung lahirnya generasi Indonesia yang sadar dan berakar pada identitas kepancasilaan mereka. (Red/ant)










