• Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Rakyatpost.id
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Rakyatpost.id
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Home Daerah

Heboh Berita Terkait Kandang Ternak Babi Di Desa Juma Tombak, Pemilik Kandang Beri Klarifikasi

rakyatpost
17 Maret 2026
/ Daerah
0 0
0
Heboh Berita Terkait Kandang Ternak Babi Di Desa Juma Tombak, Pemilik Kandang Beri Klarifikasi

RakyatPost.id, Deli Serdang,– Beberapa waktu terakhir ini heboh terkait pemberitaan kandang ternak babi yang di protes warga di Dusun I Juma Tombak Desa Juma Tombak Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang.

Ada 3 (tiga) orang pemilik kandang ternak babi yang di protes warga terkait bau limbah ternak babi yang ada di Dusun I Desa Juma Tombak, antara lain :
1. Robet Barus
2. Heri Saputra Barus
3. Malem Ukur br Barus
ketiganya masih bersaudara.

Baca Juga

Kematian Warga Samosir Bukan karena Himpitan Ekonomi

15 Km Jalan Lintas Umum Terbuka, Akses Ke Desa Terpencil Samosir Mulai Terhubung

Pembangunan Gedung KDMP Penungkiren di Hentikan Sekelompok Orang, APH Harus Ambil Tindakan Tegas

Robet Barus dan Heri Barus saudara kandung dan rumah mereka bersebelahan dengan rumah pelapor. Sementara Malem Ukur br Barus adalah bibi (saudari kandung bapak) dari Robet Barus dan Heri Barus dan bersebelahan juga dengan pelapor.

Ketiga terlapor ini masih bersaudara dekat dengan pelapor dan rumah mereka bersebelahan atau bertetangga.

Di Dusun I Juma Tombak Desa Juma Tombak dari dulu sudah biasa ada kandang ternak babi di belakang rumah. Kalo di hitung saat ini ada lebih dari 10 KK yang berternak babi di belakang rumahnya dan belum pernah ada permasalahan.

Robet Barus mewakili ketiga pemilik kandang ternak babi yang di protes warga, pada Senin (16/03/2026) memberikan klarifikasi fakta permasalahan kandang ternak babi ini.

“Sebelum kami berternak babi dilokasi yang sama, sebelumnya kami berternak lembu sekira tahun 2016 – 2021 (pada masa itu tidak ada permasalahan dengan tetangga kami yang sebagai pelapor). Tahun 2021 kami alihkan usaha ternak lembu menjadi usaha ternak babi (usaha indukan babi untuk menghasilkan anak) setelah lepas nyusu anak babi langsung dijual. Kalau anakan babi ini belum laku terjual maka kami pelihara sementara sampai ada pembeli.

Untuk mengurangi bau kandang ternak babi kami. kami selalu membuang kotoran atau tai babi kami setelah di korek. karena kami sadar kandang ternak babi kami di sekitar pemukiman.

Semua berjalan seperti biasa sampai akhir tahun 2024. Sekira bulan oktober 2024 bermula protes yang disampaikan tetangga/pelapor.

* Tetangga kami atau pelapor mengeluh terkait bau dari kandang ternak babi kami dan meminta agar buangan limbah ternak babi kami dikorek lebih dalam dan ditutup. kami kerjakan membuat buangan limbah ternak kami seperti yang diminta pelapor dan kami tutup walaupun hanya dengan seng.

* Tiga bulan kemudian pelapor kembali memprotes dan meminta agar dibuatkan tembok yang tinggi agar mengurangi bau buangan limbah ternak kami. Sesuai permintaan pelapor kami juga mengerjakan pembuatan tembok sesuai yang diminta pelapor.

* Untuk mengurangi bau, kami tutup keliling kandang ternak babi kami dengan terpal

* Setelah itu pelapor juga merasa belum pas dan kembali meminta agar dibuatkan pipa aliran limbah mandian babi kedepan atau ke parit. itupun sudah kami kerjakan

Namun demikian pelapor tetap melaporkan limbah air buangan ternak kami ke pemerintahan desa Juma Tombak. Bahkan ada beberapa warga yang turut membuat tanda tangan bahwasanya mereka ikut protes. Padahal sebagian warga yang ikut tanda tangan tersebut lokasi rumahnya jauh dari lokasi kandang ternak babi kami dan ada juga warga yang ikut protes padahal kegiatannya sehari hari mengangkat/mengambil kotoran babi milik beberapa warga.

Mendapat laporan dari warga, Pemerintah Desa Juma Tombak melakukan pertemuan untuk mediasi dimulai :
1. mediasi 1 (pertama) tanggal 26 November 2025
2. Mediasi 2 (kedua) tanggal, 02 Desember 2025
3. Mediasi ketiga (ketiga) tanggal, 11 Februari 2026
4. Mediasi 4 (keempat) tanggal, 24 Februari 2026

Pada pertemuan ke 4 (empat) ini turut di undang :
1. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang
2. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang
3. Kepala Satpol PP Kabupaten Deli Serdang
4. Camat STM Hilir
5. Babinsa Desa Juma Tombak
6. Bhabinkamtibmas
7. BPD Desa Juma Tombak
8. Perangkat Desa
9. Robet Barus
10. Heri Saputra Barus
11. Malem Ukur br Barus
12. Njalab Sembiring

Pada pertemuan ke 4 (empat) para undangan yang hadir turun langsung kelokasi kandang ternak babi kami.
Tampak dari Dinas Linkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang dan Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang beserta Satpol PP juga terlihat hadir di lokasi.

Pada saat dilokasi petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang juga memberi saran agar dibuat septic tank yang bagus dan permanen agar tidak bau. Sebenarnya kami mau mengikuti saran tersebut, tapi kami juga takut kalau nanti kami buat dan biaya juga tidak sedikit apakah permasalahan ini bisa selesai. kami takut seperti yang sudah sudah, setelah nanti di kerjakan tetap juga diprotes dan di tuntut harus tutup.

Berdasarkan hasil temuan Dinas Lingkungan Hidup dilokasi maka Dinas Lingkungan Hidup memberi saran dan tindak lanjut melalui surat peringatan Camat STM Hilir kepada kami antara lain :
1. Disarankan untuk relokasi kandang babi ke tempat yang jauh dari pemukiman (10-12 meter dari pemukiman)
2. Disarankan agar semua peternak babi membuat IPAL untuk pengelolaan air limbahnya
3. Disarankan agar semua peternak menjaga kebersihan lingkungan
4. Disarankan agar desa membuat PERDES tentang juknis peternakan babi agar peternak babi tidak sembarangan membuat kandang babi di daerah pemukiman.

Mendapat surat dari Camat STM Hilir, kami para terlapor menjadi kebingungan, karena tidak tahu harus merelokasi kandang ternak babi kami kemana. sebab lahan kami hanya itu, tidak ada lahan yang lain lagi dan usaha ternak babi kami ini juga merupakan satu satunya usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga kami”. jelas Robet Barus

Yang membuat terlapor ini semakin bingung kenapa hanya kandang ternak babi mereka saja yang di protes, sedangkan masih banyak warga yang juga berternak babi di belakang rumahnya tidak di protes dan tidak diminta di tutup.

Robert Barus juga menyampaikan permohonan kepada pemerintah, ” kami mohon kebijakan dari pemerintah agar diberi solusi supaya usaha ternak kami jangan di tutup. Apabila memang harus ditutup karena ada peraturan seperti PERDA atau PERDES terkait kandang ternak babi ini. kami siap untuk menutup apabila peraturan ini berlaku bagi semua peternak babi di Desa Juma Tombak ini. Jangan hanya berlaku bagi kami”. ujar Robet Barus menutup klarifikasi.(Nando Ginting)

SendShareTweet
Sebelumnya

Bupati Asri Ludin: Jangan Sampai Sampah Jadi Momok Masyarakat Saat Lebaran.

Selanjutnya

KEADILAN UNTUK ARMY SIREGAR: GMNI Desak Usut Tuntas Kematian di Lapas Pangururan

Baca Juga

Kematian Warga Samosir Bukan karena Himpitan Ekonomi
Daerah

Kematian Warga Samosir Bukan karena Himpitan Ekonomi

1 April 2026
15 Km Jalan Lintas Umum Terbuka, Akses Ke Desa Terpencil Samosir Mulai Terhubung
Daerah

15 Km Jalan Lintas Umum Terbuka, Akses Ke Desa Terpencil Samosir Mulai Terhubung

1 April 2026
Pembangunan Gedung KDMP Penungkiren di Hentikan Sekelompok Orang, APH Harus Ambil Tindakan Tegas
Daerah

Pembangunan Gedung KDMP Penungkiren di Hentikan Sekelompok Orang, APH Harus Ambil Tindakan Tegas

1 April 2026
Siapkan Generasi Samosir Untuk Masa Depan Digital!
Daerah

Siapkan Generasi Samosir Untuk Masa Depan Digital!

1 April 2026
Bunuh Diri Remaja di Samosir, Keluarga Bantah Tidak Ada Himpitan Ekonomi
Daerah

Bunuh Diri Remaja di Samosir, Keluarga Bantah Tidak Ada Himpitan Ekonomi

1 April 2026
Pemkab Toba Gelar Penginputan E-Walidata SIPD-RI untuk Dukung Perencanaan 2027
Daerah

Pemkab Toba Gelar Penginputan E-Walidata SIPD-RI untuk Dukung Perencanaan 2027

31 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.

Populer

  • Jalan Konektivitas Danau Toba Mulai Terwujud, Samosir Bersiap Sambut Wisatawan

    Jalan Konektivitas Danau Toba Mulai Terwujud, Samosir Bersiap Sambut Wisatawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bunuh Diri Remaja di Samosir, Keluarga Bantah Tidak Ada Himpitan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ronal Tampubolon Gelar Pasar Murah Ramadan 2026, Warga : Terimakasih kepada Rajawali Nusindo dan Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tolak Peninjauan Izin PT TPL, Pemprov Sumut Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAMOSIR PUNYA! 145.807 Wisatawan Serbu Objek Wisata, Tetty Naibaho : PAD Capai Rp 2,2 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Sambut Gembira Pemberian Bibit Andaliman dari Nikolas Naibaho, Ketua Yayasan Siraja Batak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Outer Ring Road Samosir-Dairi, Bukti Nyata Kemajuan Infrastruktur di Samosir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KEADILAN UNTUK ARMY SIREGAR: GMNI Desak Usut Tuntas Kematian di Lapas Pangururan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Categories

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Internasional
  • Medan
  • Metro
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
Rakyatpost.id

© 2025 Rakyatpost.id - Mengabarkan & Mengedukasi.

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam

© 2025 Rakyatpost.id - Mengabarkan & Mengedukasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In