FOTO : Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga. (RakyatPost/Red)
RakyatPost.id, Medan,– Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga mengatakan, Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG), akan diluncurkan pada tahun ajaran baru 2026/2027. PUBG awalnya akan dilaksanakan di lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias, namun juga akan diterapkan di lima kabupaten/kota yang paling terdampak bencana, yakni Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan Kabupaten Langkat. Kebijakan ini merupakan bentuk intervensi pemulihan bagi daerah terdampak bencana di Sumut.
“Jadi pada tahun ajaran baru nanti, PUBG akan kita laksanakan selain di lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias juga di lima kabupaten/kota yang paling terdampak bencana,” kata Alexander menjawab RakyatPost.id, usai Tsmu Pers bertempat di Lobby Dekranasda kantor Gubsu, Rabu (21/1/2026).
Untuk program bersekolah gratis ini, lanjut Alexander, jumlah sasaran di Kepulauan Nias sebanyak 41 ribu siswa dengan pagu anggaran Rp 21 miliar. Sementara di lima kabupaten/kota terdampak bencana menyasar 51 ribu siswa dengan total anggaran Rp 22 miliar.
“Total ada anggaran Rp43 miliar yang akan meng-cover program sekolah gratis. Untuk skemanya nanti akan kita susun Pergub sebagai petunjuk teknisnya dan dananya nanti akan kita transfer ke rekening masing-masing sekolah,” ujar Alexander.
Dijelaskan, penerima PUBG tidak sama semua sekolah. Hal itu tergantung dari berapa SPP nya saat ini. “Jadi berapa uang SPPnya saat ini, segitulah kami subsidi, sebanyak itulah pemerintah propinsi mensubsidi,” pungkas Alexander.(Red)
FOTO : Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga. (RakyatPost/Red)















