RakyatPost.id, Medan,– Kesulitan warga Medan mendapatkan uang pecahan baru jelang Hari Raya Idul Fitri benar-benar dimanfaatkan orang yang pedagang yang menerima jasa tukar uang baru. Mereka rata-rata mematok biaya administrasi penukaran uang baru mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 400 ribu per blok, tergantung pecahan uang.
Berdasarkan pantauan detikSumut, Senin (16/3/2026), sejumlah pedagang tukaran uang baru berkumpul di Lapangan Merdeka Medan. Mereka tampak menawarkan kepada sejumlah pengendara yang melintas.
Untuk pecahan Rp 5.000 menjadi Rp 670.000 per blok (100 lembar), kemudian ada pecahan Rp 2.000 menjadi Rp 260.000 per blok, pecahan Rp 1.000 menjadi Rp 110.000 per blok.
Selanjutnya pecahan Rp 10.000 memiliki biaya admin cukup tinggi sebesar Rp 1.300.000 per blok, kemudian pecahan Rp 20.000 menjadi Rp 2.400.000 per blok.
Pedagang tukaran uang, Rina mengungkapkan bahwa harga tukaran melambung tinggi. Ia menyebut pecahan Rp 5.000 dan Rp 10.000 banyak digemari.
Banyak yang cari itu pecahan Rp 5.000 sama Rp 10.000, cepat kali habis. Ini mahal karena susah barangnya. Nanti makin dekat Lebaran makin mahal,” ungkap Rina kepada detikSumut.
Rina menyebut bahwa walaupun harganya cukup tinggi namun ia mengklaim masih banyak masyarakat yang rela membayar dengan admin yang cukup tinggi.
“Banyak yang cari karena banyak yang nggak dapat tukaran. Kita pun makin sulit juga dapat jadi harganya tinggi,” pungkasnya. (Red/dtk)















