• Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Rakyatpost.id
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Rakyatpost.id
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Home Metro

5 Fakta 252 Siswa Jaktim Keracunan Usai Santap MBG Pangsit Tahu

rakyatpost
9 Mei 2026
/ Metro
0 0
0
5 Fakta 252 Siswa Jaktim Keracunan Usai Santap MBG Pangsit Tahu

RakyatPost.id, Jakarta,– Sebanyak 252 siswa di Pulogebang, Jakarta Timur, dilaporkan mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta kini masih menyelidiki penyebab pasti kejadian tersebut.

Dugaan sementara mengarah pada menu pangsit isi tahu yang disajikan kepada para siswa. Selain melakukan pendataan terhadap siswa yang mengalami gejala, Dinkes DKI juga melakukan pemeriksaan laboratorium hingga pembinaan terhadap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang menyediakan makanan tersebut.

Baca Juga

Putusan Uji Materiil UU IKN Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara

KPK ‘Bidik’ Pejabat Bea Cukai Jateng-DIY di Kasus Importasi Barang

Gubsu Teken MoU PSE dengan Danantara, Targetkan Medan Raya Bebas Sampah

1.Sebanyak 252 siswa mengalami gejala
Dinkes DKI Jakarta mencatat ada 252 siswa yang dilaporkan mengalami gejala setelah menyantap menu MBG pada Jumat (8/5/2026). Pendataan dilakukan bersama Dinas Pendidikan berdasarkan laporan dari orang tua siswa.

“Dinkes bersama Disdik mendata dari orang tua yang melaporkan anaknya bergejala pada Jumat kemarin, ada 252 yang melaporkan,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati, Sabtu (9/5/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 188 siswa tercatat mengakses fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

2. Ada 26 siswa masih dirawat
Dari ratusan siswa yang mengalami gejala, sebanyak 26 siswa masih menjalani perawatan hingga Sabtu (9/5/2026). Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit di wilayah Jakarta dan Bekasi.

“Yang mengakses faskes sejumlah 188 dan yang dirawat hingga hari ini ada 26,” ujar Ani.

Para siswa dirawat di RS Citra Harapan Bekasi sebanyak 12 pasien, RS Ananda 3 pasien, RSI Pondok Kopi 2 pasien, RS Resti Mulya 2 pasien, RS Firdaus 4 pasien, RSI Sukapura 2 pasien, dan RS Pekerja 1 pasien. Seluruh pasien disebut dirawat di ruang rawat inap biasa.

3. Pangsit isi tahu diduga jadi penyebab.
Dinkes DKI menyebut dugaan sementara sumber masalah berasal dari menu pangsit isi tahu yang disajikan kepada siswa. Dugaan itu muncul setelah makanan disebut memiliki rasa masam.

“Diduga dari pangsit isi tahu, karena rasanya masam. Pemeriksaan laboratorium baru keluar paling cepat Selasa depan,” kata Ani.

Meski demikian, Dinkes menegaskan penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang saat ini masih dilakukan.

4. Gejala yang dialami siswa disebut beragam.

Ani mengatakan gejala yang dialami para siswa tidak semuanya berat. Sebagian besar siswa disebut mengalami gejala ringan meski tetap mendapatkan penanganan medis.

“Jangan 252-nya saja yang disebut, karena gejalanya memang beragam, banyak juga yang tidak berat,” ujarnya.

Ia juga menyebut seluruh pasien yang menjalani perawatan saat ini berada di ruang rawat inap biasa dan tidak dirawat di ruang intensif.

5. SPPG Pulogebang dibina
Dinkes DKI melalui Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur telah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap SPPG Pulogebang selaku penyedia makanan MBG. Pembinaan dilakukan melalui inspeksi kesehatan lingkungan hingga pelatihan bagi penjamah makanan.

“Bentuk pembinaan dan pengawasan melalui inspeksi kesehatan lingkungan, pelatihan bagi penjamah makanannya dan penerbitan SLHS,” tutur Ani.

Ani menjelaskan SPPG Pulogebang mulai beroperasi sejak 31 Maret 2026. Saat ini, pengelola masih dalam proses pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“IKL sudah dilakukan dan saat ini SPPG dalam proses perbaikan dan pelatihan bagi penjamah makanannya,” imbuhnya. (Red/dtk)

SendShareTweet
Sebelumnya

Festival Layang-Layang Piala Gubernur Dibuka, Gubsu Ingin Jadi Daya Tarik Wisata Sumut

Selanjutnya

Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Keberhasilan MTQ juga Ditentukan Profesionalisme Dewan Hakim

Baca Juga

Putusan Uji Materiil UU IKN Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara
Metro

Putusan Uji Materiil UU IKN Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara

13 Mei 2026
KPK ‘Bidik’ Pejabat Bea Cukai Jateng-DIY di Kasus Importasi Barang
Metro

KPK ‘Bidik’ Pejabat Bea Cukai Jateng-DIY di Kasus Importasi Barang

13 Mei 2026
Gubsu Teken MoU PSE dengan Danantara, Targetkan Medan Raya Bebas Sampah
Metro

Gubsu Teken MoU PSE dengan Danantara, Targetkan Medan Raya Bebas Sampah

11 Mei 2026
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Apresiasi Peran Pesantren dalam Mencetak Generasi Berakhlak Mulia 
Metro

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Apresiasi Peran Pesantren dalam Mencetak Generasi Berakhlak Mulia 

11 Mei 2026
Bawa Nama Polres Tanjungbalai, Aipda Andi Hardina Dipercaya Jadi Perangkat Senat Dikbangpes Binmas 2026
Metro

Bawa Nama Polres Tanjungbalai, Aipda Andi Hardina Dipercaya Jadi Perangkat Senat Dikbangpes Binmas 2026

11 Mei 2026
Dewan Pers : Pers Jaga Kualitas Informasi di Era Disrupsi Informasi
Metro

Dewan Pers : Pers Jaga Kualitas Informasi di Era Disrupsi Informasi

10 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.

Populer

  • Penantian 18 Tahun!, Bupati Vandiko Desak DPR Sahkan RUU Masyarakat Adat : Jangan Ada Lagi Wilayah “Abu-Abu”

    Penantian 18 Tahun!, Bupati Vandiko Desak DPR Sahkan RUU Masyarakat Adat : Jangan Ada Lagi Wilayah “Abu-Abu”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • INI GURU SEJATI!” Ketua Yayasan Siraja Batak Nikolas Naibaho Terharu, Disdik Samosir Sisihkan Gaji untuk 4 Tragedi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Surat Cinta Berubah Jadi Video Cinta: Ketua Yayasan Siraja Batak Apresiasi Ketegasan Polres Samosir Jaga Marwah Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok! Pomparan Simbolon Se-Samosir Kumpul di Sopo Bolon, Ketum Effendi Simbolon Hadir Lantik 38 Sektor PSBI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Air Bersih Mengalir! Samosir Dapat 30 Sumur Bor Bantuan KASAD, Bupati & Dandim Langsung  Launching 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hangatnya Paskah di Samosir :  dr. Iwan Sihaloho Layani Konsultasi Kesehatan Ibu Happy Basa Silaban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Duka di Hariara Pintu : Disdik Samosir Peluk Keluarga Krishna & Temannya, Serahkan Santunan Rp5 Juta Per Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paskah Oikumene Sonak Malela Meriah, Bupati Samosir dan Bupati Toba Hadir Disambut Tortor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Rakyatpost.id

© 2025 Rakyatpost.id - Mengabarkan & Mengedukasi.

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam

© 2025 Rakyatpost.id - Mengabarkan & Mengedukasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In