• Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Rakyatpost.id
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Rakyatpost.id
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Home Daerah

Protes Pendirian KDMP, Warga Penungkiren Gerudug Polsek Talun Kenas. Kades: “Semua Sudah Sesuai Prosedur’

rakyatpost
7 April 2026
/ Daerah
0 0
0
Protes Pendirian KDMP, Warga Penungkiren Gerudug Polsek Talun Kenas. Kades: “Semua Sudah Sesuai Prosedur’

RakyatPost.id. Deli Serdang,,– Protes warga terkait pendirian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Penungkiren, Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang semakin berkepanjangan. Ketegangan yang semula hanya perdebatan warga kini berubah menjadi aksi massa, bahkan berujung pada penggerudukan warga ke Polsek Talun Kenas, Selasa, (7/4/2026).

Puluhan warga datang untuk mengawal enam orang yang dipanggil polisi terkait laporan pengaduan masyarakat (dumas). Kehadiran massa sempat memicu situasi tegang, sebelum akhirnya mereda setelah aparat membuka ruang dialog dengan perwakilan warga.

Baca Juga

Gubsu Berangkatkan Pasien Terduga Korban MBG Karo ke Jakarta untuk Penanganan Lebih Lanjut

Cegah Dampak Negatif Pariwisata, Kecamatan Pangururan Gelar Ngobras Bersama Tokoh Masyarakat

CV Ray Makmur : Tudingan Proyek Renovasi Poltekkes Terlalu Dini Divonis Salahi Aturan

“Kami datang bukan untuk ribut, tapi mendampingi saudara kami. Jangan sampai mereka diperlakukan tidak adil,” teriak massa di lokasi.

Konflik Mengarah ke Polarisasi Warga
Di balik aksi tersebut, konflik KDMP kini telah membelah masyarakat. Dua kubu saling berhadapan. Satu pihak mendukung pembangunan sebagai upaya penguatan ekonomi desa, sementara pihak lain menolak karena menilai prosesnya ada kejanggalan.

Seorang tokoh pemuda STM Hilir bermarga Simarmata mengingatkan bahwa konflik ini berpotensi membesar jika tidak segera ditangani secara serius.

“Ini diduga bukan sekadar beda pendapat. Kalau dibiarkan, bisa jadi konflik berkepanjangan. Di sini semua masih satu kampung, satu keluarga. Jangan sampai retak hanya karena persoalan ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Penungkiren, Mardan Tarigan ketika di konfirmasi wartawan mengaku heran atas penghentian pembangunan tersebut karena seluruh tahapan telah dilalui sesuai prosedur. Ia menyayangkan jika ada pihak yang keberatan namun tidak menyampaikannya saat musyawarah desa.

Musyawarah desa dimulai pada November 2025 dan Januari 2026, pembentukan struktur pengurus, pengurusan akta notaris, hingga pengesahan badan hukum disebut telah dilalui.

“Semua tahapan sudah kami jalankan sesuai aturan”. tegasnya.

Sekedar diketahui, pembangunan gedung KDMP yang dimulai pada 11 Maret 2026 kini terhenti. Hanya berselang sepekan, proyek tersebut diduga dihambat oleh sekelompok warga yang menutup lubang pondasi.

Aksi ini memicu reaksi balik dari kelompok pendukung pembangunan yang meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pihak yang dianggap menghambat proyek.

Secara hukum, tindakan menghalangi pembangunan dapat berujung pidana, termasuk pasal perlawanan terhadap pejabat dan perusakan dalam KUHP, serta ketentuan dalam Undang-Undang Jasa Konstruksi dan Undang-Undang Cipta Kerja.

Atas kejadian tersebut, pemerintah desa membuat dumas ke polisi. Polsek Talun Kenas kemudian memanggil sejumlah pihak, termasuk kepala desa, perangkat desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), untuk dimintai keterangan.

Situasi ini memunculkan desakan kuat agar pemerintah kabupaten hingga provinsi segera turun tangan. Warga menilai, konflik tidak akan selesai jika hanya ditangani di level desa dan kecamatan.

Ketiadaan keputusan tegas justru memperpanjang ketidakpastian, bahkan berisiko menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Jika tidak segera diintervensi secara komprehensif, melalui audit transparansi, mediasi terbuka dan penegakan hukum yang adil, konflik KDMP Penungkiren berpotensi menjadi preseden buruk dalam tata kelola pembangunan desa.,” katanya.

Lebih dari sekadar pembangunan gedung, persoalan ini kini menjelma menjadi ujian serius bagi pemerintah dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Kepada wartawan, Kanit Reskrim Polsek Talun Kenas menjelaskan via telepon, “warga Desa Penungkiren datang ke Polsek Talun Kenas karena salah paham. Warga menyangka ke 6 orang dipanggil tersebut sebagai saksi. padahal sebenarnya surat dari Polsek merupakan undangan bukan panggilan sebagai saksi dan hanya meminta keterangan.

Setelah dijelaskan, warga paham dan menerima. Setelah itu nantinya pihak Polsek akan mendalami untuk dicarikan solusi, bisa jadi melalui mediasi”. ujar kanit.(Nando Ginting)

SendShareTweet
Sebelumnya

Wabup Samosir Terima Kunjungan Yayasan Pusuk Buhit, Dukung Penanaman Pohon dan Penaburan Bibit Ikan di Danau Toba

Selanjutnya

Digitalisasi Pariwisata Samosir: Kolaborasi Pemkab, BI, dan Bank Sumut untuk Kemudahan Wisatawan

Baca Juga

Gubsu Berangkatkan Pasien Terduga Korban MBG Karo ke Jakarta untuk Penanganan Lebih Lanjut
Daerah

Gubsu Berangkatkan Pasien Terduga Korban MBG Karo ke Jakarta untuk Penanganan Lebih Lanjut

12 September 2026
Cegah Dampak Negatif Pariwisata, Kecamatan Pangururan Gelar Ngobras Bersama Tokoh Masyarakat
Daerah

Cegah Dampak Negatif Pariwisata, Kecamatan Pangururan Gelar Ngobras Bersama Tokoh Masyarakat

12 September 2026
CV Ray Makmur : Tudingan Proyek Renovasi Poltekkes Terlalu Dini Divonis Salahi Aturan
Daerah

CV Ray Makmur : Tudingan Proyek Renovasi Poltekkes Terlalu Dini Divonis Salahi Aturan

11 September 2026
Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo
Daerah

Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo

11 September 2026
Pemkab Samosir Meluruskan Terkait Informasi Penertiban Pedagang Di Menara Pandang Tele 
Daerah

Pemkab Samosir Meluruskan Terkait Informasi Penertiban Pedagang Di Menara Pandang Tele 

9 September 2026
Listrik Segera Masuk Hasinggahan, Bupati Vandiko : Ini Bukti Komitmen Pemkab Samosir Buka Keterisolasian
Daerah

Listrik Segera Masuk Hasinggahan, Bupati Vandiko : Ini Bukti Komitmen Pemkab Samosir Buka Keterisolasian

8 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rakyatpost.id

© 2025 Rakyatpost.id - Mengabarkan & Mengedukasi.

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam

© 2025 Rakyatpost.id - Mengabarkan & Mengedukasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In