• Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Rakyatpost.id
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Rakyatpost.id
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Home Ekonomi

OJK: Investor Pasar Modal Indonesia Didominasi Kalangan Usia Muda

rakyatpost
11 Agustus 2025
/ Ekonomi, Metro
0 0
0
OJK: Investor Pasar Modal Indonesia Didominasi Kalangan Usia Muda

RakyatPost.id, Jakarta,- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, investor pasar modal yang dihitung berdasarkan Single Investor Identification (SID) didominasi oleh kalangan usia muda mencapai 54,25 persen dari total 17,6 juta investor per 8 Agustus 2025.

“Berdasarkan demografinya, kebanyakan atau 54,25 persen berasal dari usia di bawah 30 tahun,” kata Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, dan Pemeriksaan Khusus OJK I. B. Aditya Jayaantara dalam konferensi pers HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia di BEI, Jakarta, Senin.

Baca Juga

APBN ‘Ngucur’ Rp147 T untuk IKN Warisan Jokowi

AS & China Sepakat Redam Lonjakan Harga Minyak, Begini Caranya

OJK Sebut Klaim Terkait PHK di BPJS Ketenagakerjaan Naik di Maret 2026

Total investor pasar modal tersebut tumbuh sebesar 18,15 persen year to date (ytd) dibandingkan periode 2024 yang sebesar 14,87 juta investor.

Aditya mengatakan bahwa perkembangan tersebut cukup membanggakan bagi pasar modal Indonesia, apalagi demografi investor didominasi kelompok usia muda.

Senada dengan Aditya, Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat menambahkan, dominasi generasi muda di pasar modal menjadi modal kuat untuk menumbuhkan optimisme bahwa capital market ke depan akan semakin maju dan berkembang.

Apabila dilihat dalam lima tahun terakhir, Samsul mencatat jumlah investor tumbuh signifikan. Jumlah SID per 8 Agustus tersebut tumbuh 134,6 persen ytd dibandingkan 2021 yang sebesar 7,49 juta investor.

“Saya kira lompatan yang dilalui oleh pasar modal kita dalam 5 tahun terakhir jauh melebihi di tahun-tahun sebelumnya, yang tentunya ini disebabkan dan didukung oleh segala infrastruktur yang sudah ada maupun perkembangan ekonomi Indonesia secara keseluruhan,” kata Samsul.

Apabila digabungkan dengan SID untuk non-capital market, maka total SID secara keseluruhan mencapai 22,4 juta per 8 Agustus 2025 atau tumbuh 14 persen secara ytd.

Jika dilihat persebarannya, Samsul mengatakan bahwa saat ini persebaran investor domestik sudah cukup merata ke seluruh wilayah Indonesia.

Dari 17,57 juta investor, Pulau Jawa masih mendominasi dengan proporsi mencapai 70,50 persen. Kemudian disusul Sumatra sebesar 14,92 persen; Kalimantan 4,76 persen; Sulawesi 5,09 persen; Bali, NTB, dan NTT 3,50 persen; serta Maluku dan Papua 1,23 persen.

Per 8 Agustus 2025, komposisi aset di KSEI secara value masih didominasi oleh aset yang dimiliki oleh institusi yaitu sebesar 79,04 persen, sedangkan individu hanya 20,96 persen.

Sementara dilihat dari komposisi aset lokal-asing, aset yang dimiliki investor lokal tercatat sebesar 62,19 persen, sedangkan asing 37,81 persen.

Pada periode yang sama, nilai aset yang tersimpan di C-BEST mencapai Rp8.927 triliun, sedangkan nilai asset under management di S-INVEST tercatat Rp836,87 triliun.

Pasar modal Indonesia terus menunjukkan peran strategisnya dalam pembangunan ekonomi nasional. Kapitalisasi pasar saham berhasil mencatatkan rekor baru pada tahun ini mencapai posisi tertinggi yaitu sebesar Rp13.701 triliun pada 29 Juli 2025.

Rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) perdagangan di pasar modal Indonesia berada pada posisi Rp13,56 triliun yang turut diikuti dengan data volume transaksi harian sebesar 22 miliar lembar saham dan frekuensi transaksi harian mencapai 1,29 juta kali transaksi.

Sampai dengan 8 Agustus 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup meningkat 6,41 persen secara ytd pada level 7.533,385 dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp13.434 triliun.

Sebagian besar indikator perdagangan pasar modal Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan dan memiliki potensi pertumbuhan lebih lanjut.

Saat ini, pasar modal Indonesia menempati posisi ke-17 di antara negara lain dalam hal nilai kapitalisasi pasar dan berada pada posisi ke-2 di ASEAN dari segi jumlah perusahaan tercatat.(red/ant)

SendShareTweet
Sebelumnya

HUT RI Ke-80, Gelar Tarik Tambang Antar Desa Di Pangururan

Selanjutnya

PMPHI SU : Silfester Matutina Terkesan Lebih “Kuat” dari Prabowo

Baca Juga

APBN ‘Ngucur’ Rp147 T untuk IKN Warisan Jokowi
Metro

APBN ‘Ngucur’ Rp147 T untuk IKN Warisan Jokowi

17 Mei 2026
AS & China Sepakat Redam Lonjakan Harga Minyak, Begini Caranya
Ekonomi

AS & China Sepakat Redam Lonjakan Harga Minyak, Begini Caranya

16 Mei 2026
OJK Sebut Klaim Terkait PHK di BPJS Ketenagakerjaan Naik di Maret 2026
Metro

OJK Sebut Klaim Terkait PHK di BPJS Ketenagakerjaan Naik di Maret 2026

16 Mei 2026
Presiden Puji Inovasi Pertanian, Berkelakar Bisa Ditiru Negara Lain
Metro

Presiden Puji Inovasi Pertanian, Berkelakar Bisa Ditiru Negara Lain

16 Mei 2026
Menteri PU Dody Bentuk Satgas untuk Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat
Metro

Menteri PU Dody Bentuk Satgas untuk Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat

15 Mei 2026
Universitas Dharmawangsa Jajaki Kerjasama Dengan PemkoTanjungbalai : Perkuat Sinergi Dunia Akademik dan Pemerintahan
Metro

Universitas Dharmawangsa Jajaki Kerjasama Dengan PemkoTanjungbalai : Perkuat Sinergi Dunia Akademik dan Pemerintahan

14 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.

Populer

  • Penantian 18 Tahun!, Bupati Vandiko Desak DPR Sahkan RUU Masyarakat Adat : Jangan Ada Lagi Wilayah “Abu-Abu”

    Penantian 18 Tahun!, Bupati Vandiko Desak DPR Sahkan RUU Masyarakat Adat : Jangan Ada Lagi Wilayah “Abu-Abu”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • INI GURU SEJATI!” Ketua Yayasan Siraja Batak Nikolas Naibaho Terharu, Disdik Samosir Sisihkan Gaji untuk 4 Tragedi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok! Pomparan Simbolon Se-Samosir Kumpul di Sopo Bolon, Ketum Effendi Simbolon Hadir Lantik 38 Sektor PSBI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Air Bersih Mengalir! Samosir Dapat 30 Sumur Bor Bantuan KASAD, Bupati & Dandim Langsung  Launching 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hangatnya Paskah di Samosir :  dr. Iwan Sihaloho Layani Konsultasi Kesehatan Ibu Happy Basa Silaban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Duka di Hariara Pintu : Disdik Samosir Peluk Keluarga Krishna & Temannya, Serahkan Santunan Rp5 Juta Per Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan Akbar PSBI Samosir Dihadiri Effendi Simbolon, Bupati Vandiko Siap Support Program

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Jadi Harapan Baru Warga Samosir untuk Perjuangkan Pembangunan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Rakyatpost.id

© 2025 Rakyatpost.id - Mengabarkan & Mengedukasi.

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam

© 2025 Rakyatpost.id - Mengabarkan & Mengedukasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In