RakyatPost.id, Jakarta,- Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat beberkan besaran pagu anggaran Kemendikdasmen 2027. Disampaikan, anggaran di 2027 mencapai Rp 61,1 triliun.
Total anggaran tersebut terbagi menjadi Rupiah Murni sebesar Rp 61,0 triliun, Badan Layanan Umum Rp 30,8 miliar, dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 9,05 miliar. Besaran rupiah murni dibagi menjadi rupiah murni operasional Rp 2,69 triliun dan rupiah murni non operasional Rp 58,36 triliun.
Hal tersebut disampaikan Atip dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 dikutip dari YouTube Kementerian Keuangan RI, Jumat (14/8/2026), ditulis Sabtu (15/8/2026).
Rincian Anggaran Kemendikdasmen 2027
Wamen Atip menjelaskan dari total pagu anggaran Kemendikdasmen, sebesar Rp 55,51 triliun akan digunakan untuk program kerja prioritas nasional, yang terdiri dari.
1. Revitalisasi Sarana dan Prasarana: Rp 9,28 triliun
Wamen Atip menegaskan revitalisasi satuan pendidikan adalah program kerja prioritas lantaran dicanangkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Presiden Prabowo bahkan menargetkan seluruh sekolah di Indonesia harus selesai direvitaliasi pada 2028.Politik
“Ini bagian dari program masif yang dicanangkan oleh Bapak Presiden sejak tahun lalu dan dilaksanakan dengan swakelola oleh sekolah masing-masing,” ungkap Wamen Atip.
2. Bantuan Pendidikan Dasar Gratis: Rp 5 triliun
Bantuan pendidikan ini menjadi inisiatif awal untuk menuju terselenggaranya Wajib Belajar 13 tahun. Minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya apa pun.
3. Bantuan Perlengkapan Sekolah: Rp 250 miliar
4. Sekolah Nasional Terintegrasi: Rp 7,21 triliun
Atip menyebut, SNT merupakan sekolah yang memberikan layanan bermutu untuk siswa yang memiliki prestasi dan bakat istimewa. Pendidikan siswa akan diintegrasikan dari jenjang SMP dan SMA.
5. Studio Guru: Rp 40 miliar
6. Digitalisasi Pendidikan: Rp 5,83 triliun
7. Peningkatan Kesejahteraan Guru Non ASN: Rp 14,09 triliun
Peningkatan kesejahteraan guru menjadi anggaran terbesar dalam paparan ini. Atip menyebut anggarannya besar karena semakin banyak guru yang memiliki sertifikasi pendidik bagi di sekolah negeri maupun swasta.
8. Program Indonesia Pintar (PIP): Rp 13,79 triliun
PIP nantinya akan diberikan untuk 18 juta siswa. Penetapan penerima PIP akan didasarkan pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Selain program kerja prioritas nasional, Kemendikdasmen juga berkomitmen pada berbagai program yang bertujuan untuk menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua. Berbagai program yang akan digelar pada 2027 yaitu:
Dukungan penyelenggaran pendidikan di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN): Rp 176,5 miliar
Beasiswa ADEM: Rp 123,6 miliar
Beasiswa prestasi: Rp 245,8 miliar
Beasiswa kualifikasi akademik S1/D4 guru: Rp 210 miliar
Pengembangan kompetensi STEM, MIPA, dan Digitalisasi Pembelajaran pada Guru: Rp 152,1 miliar
Upskilling/reskilling Pendidik dan tenaga Kependidikan Berstandar Industri: Rp 133,9 muliar
Peningkatan dan Penjaminan Mutus Satuan Pendidikan: Rp 227,3 miliar
Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Bidang Pendidikan: Rp 1,59 triliun. (Red/dtk)






