• Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Rakyatpost.id
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Rakyatpost.id
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam
Home Politik

Gubernur Lemhannas Ingatkan Ancaman AI Terhadap Ketahanan Nasional

rakyatpost
3 September 2026
/ Politik
0 0
0
Gubernur Lemhannas Ingatkan Ancaman AI Terhadap Ketahanan Nasional

RakyatPost.id, Padang,- Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia mengingatkan generasi muda untuk mewaspadai potensi ancaman kecerdasan artifisial (AI) terhadap ketahanan nasional di tengah perkembangan teknologi digital.

“Kita harus menempatkan teknologi sebagai salah satu instrumen pendukung kemajuan. AI bekerja berdasarkan algoritma dan data, sehingga penggunaannya tetap perlu disertai pertimbangan dan verifikasi untuk memastikan informasi yang dihasilkan sesuai dengan kebenaran,” kata Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily dalam Kuliah Umum di Universitas Andalas, Padang, Kamis. (3/9/2026)

Baca Juga

Pansus: RUU Daerah Kepulauan Sesuai Kebutuhan Daerah, Adil dan Merata

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Pemprov Sumut dan DPRD Sepakati Perubahan APBD 2026

Ia mengatakan informasi yang dihasilkan berdasarkan algoritma memiliki celah sehingga tidak selalu mencerminkan kebenaran. Informasi yang salah dapat terlihat benar ketika didukung algoritma, begitu pula informasi yang benar dapat dinilai salah.

Penggunaan kecerdasan artifisial (AI) secara berlebihan juga berpotensi membentuk budaya serba instan di kalangan mahasiswa, karena proses pembelajaran dapat tergantikan oleh teknologi.

Belum lagi dorongan pada budaya serba ingin instan, menghilangkan proses. Mahasiswa jika diberi tugas bisa menyelesaikan dalam 2 menit menggunakan AI. Instan tanpa proses. Ini juga berbahaya,” ujarnya.

Ia mengatakan ketahanan nasional pada era modern tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer tetapi juga oleh berbagai aspek kehidupan nasional yang saling berkaitan. Aspek tersebut meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, sumber kekayaan alam, demografi, serta geografi.

Aspek sosial budaya memiliki peran penting dalam menghadapi derasnya arus informasi dan digitalisasi. Aspek tersebut berkaitan dengan pembentukan sumber daya manusia yang mampu menghadapi berbagai tantangan global.

“Karena itu generasi muda memperkuat pemahaman mengenai geopolitik dan kesadaran kebangsaan agar mampu menghadapi perubahan peta kekuatan dunia termasuk yang terjadi di ruang digital,” kata dia.

Penguatan nasionalisme dapat dilakukan dengan mempertahankan nilai-nilai budaya lokal yang berkembang di tengah masyarakat. Ia mencontohkan filosofi masyarakat Sumatera Barat “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” yang dinilai dapat menjadi landasan dalam membentuk karakter masyarakat yang adaptif dan religius.

Ia mendorong institusi pendidikan untuk terus menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan akademik sehingga tidak berhenti pada pemahaman secara konseptual.

“Nilai-nilai Pancasila harus terus diinternalisasi dan menjadi bagian penting dalam pendidikan di era digital termasuk melalui pembelajaran di perguruan tinggi,” ujarnya. (Red/ant)

SendShareTweet
Sebelumnya

Dedikasi Tanpa Batas: Di Tengah Padatnya Tugas, AJMI Perkuat Soliditas Lewat Ngopi Bareng

Selanjutnya

Kadispora: Geely Jakarta Vertical Run pilihan baru “sport tourism”

Baca Juga

Pansus: RUU Daerah Kepulauan Sesuai Kebutuhan Daerah, Adil dan Merata
Politik

Pansus: RUU Daerah Kepulauan Sesuai Kebutuhan Daerah, Adil dan Merata

13 September 2026
Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak
Politik

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

12 September 2026
Pemprov Sumut dan DPRD Sepakati Perubahan APBD 2026
Politik

Pemprov Sumut dan DPRD Sepakati Perubahan APBD 2026

10 September 2026
Pemprov Sumut Perkuat Perlindungan PMI dan Persempit Ruang TPPO
Medan

Pemprov Sumut Perkuat Perlindungan PMI dan Persempit Ruang TPPO

9 September 2026
Yusril: Verifikasi WNI Jadi Tentara Rusia Masih Berproses
Politik

Yusril: Verifikasi WNI Jadi Tentara Rusia Masih Berproses

8 September 2026
Bupati Samosir Sampaikan Nota Pengantar P-KUA Dan P-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Bertambah Rp71 Miliar Lebih
Daerah

Bupati Samosir Sampaikan Nota Pengantar P-KUA Dan P-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Bertambah Rp71 Miliar Lebih

7 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rakyatpost.id

© 2025 Rakyatpost.id - Mengabarkan & Mengedukasi.

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Beranda
  • Metro
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Ragam

© 2025 Rakyatpost.id - Mengabarkan & Mengedukasi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In