RakyatPost.id, Washington,– Ditunjuknya putra Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru pasca kematian sang ayah dalam serangan AS dan Israel ke Teheran memunculkan reaksi keras dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam percakapan dengan pembawa acara Fox News, Brian Kilmeade, pada Minggu (8/3/2026), Trump mengatakan singkat, “Saya tidak senang.”
Meski demikian, Trump menolak memberikan tanggapan rinci mengenai penunjukan tersebut. Ia hanya berkata, “Kita lihat saja nanti apa yang terjadi.”
Trump juga menegaskan bahwa keputusan untuk mengakhiri perang melawan Iran akan menjadi keputusan bersama dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Iran menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru negara itu setelah kematian ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan udara.
Majelis Ahli Iran mengumumkan keputusan tersebut dalam sebuah pernyataan panjang. Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa penunjukan Mojtaba dilakukan setelah proses pertimbangan yang mendalam
Setelah kajian yang cermat dan luas dalam sesi luar biasa hari ini, Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei (semoga Allah melindunginya) ditunjuk dan diperkenalkan sebagai pemimpin ketiga sistem suci Republik Islam Iran, berdasarkan suara tegas para anggota terhormat Majelis Ahli,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Trump ingin ikut menentukan Pemimpin Tertinggi Iran
Sebelum pengumuman resmi tersebut, Trump sempat menyatakan bahwa Amerika Serikat seharusnya memiliki peran dalam menentukan pemimpin baru Iran.
Dalam wawancara dengan ABC News, Trump mengatakan, “Dia harus mendapatkan persetujuan dari kami. Jika dia tidak mendapat persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama.”
Trump juga menambahkan bahwa Washington ingin memastikan situasi di Iran tidak kembali memicu konflik dalam beberapa tahun ke depan.
“Saya tidak ingin orang-orang harus kembali dalam lima tahun dan melakukan hal yang sama lagi, atau lebih buruk lagi, membiarkan mereka memiliki senjata nuklir,” ujarnya.
Ketika ditanya apakah ia bersedia menyetujui kandidat yang memiliki hubungan dengan rezim lama, Trump menjawab, “Saya akan melakukannya, untuk memilih pemimpin yang baik. Ada banyak orang yang memenuhi syarat.”
Trump klaim punya tiga kandidat Pada hari kedua perang,
Trump bahkan mengisyaratkan bahwa ia memiliki beberapa pilihan calon pemimpin Iran. Dalam wawancara dengan The New York Times, ia mengatakan memiliki “tiga pilihan yang sangat bagus” untuk memimpin Iran, namun menolak menyebutkan nama mereka.
Saya tidak akan mengungkapkannya sekarang. Mari kita selesaikan tugas ini terlebih dahulu,” kata Trump.
Meski demikian, Trump membantah bahwa salah satu kandidat adalah Putra Mahkota Iran di pengasingan, Reza Pahlavi.
Walaupun Presiden AS menyebut Pahlavi sebagai “orang yang baik”, ia menilai Iran seharusnya dipimpin oleh seseorang yang berasal dari dalam negeri.
Israel incar Mojtaba Khamenei
Setelah penunjukan Mojtaba Khamenei, militer Israel mengeluarkan peringatan keras melalui unggahan di media sosial berbahasa Persia di platform X.
Militer Israel menyatakan, “Kami memperingatkan semua pihak yang berniat ikut serta dalam pertemuan pemilihan penerus bahwa kami tidak akan ragu untuk menargetkan Anda.
“Ini adalah peringatan!” Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF) juga menulis, “Setelah eliminasi tiran Khamenei, rezim Iran berusaha berkumpul kembali dan memilih Pemimpin Tertinggi yang baru.”
IDF menambahkan bahwa “lengan panjang Negara Israel akan terus mengejar penerus tersebut dan siapa pun yang mencoba menunjuknya.”
Adapun konflik di kawasan Asia Barat kini telah memasuki hari ke-10. Perang dimulai pada 28 Februari ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan yang mereka sebut sebagai serangan “pre-emptive” terhadap Iran.
Serangan udara tersebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei. Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan drone ke wilayah Israel serta ke sejumlah negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika Serikat. (Red/kps)















