RakyatPost.id, Jakarta,- Pendaftaran sekolah kedinasan akan segera dibuka. Ada 9 kementerian/lembaga mulai dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI hingga Badan Pusat Statistik (BPS) yang akan membuka pendaftaran.
Menurut Badan Kepegawaian Negara (BKN), calon peserta seleksi setidaknya membutuhkan scan kartu tanda penduduk (KTP)/kartu identitas anak (KIA)/kartu keluarga, scan akta kelahiran, scan ijazah, dan scan transkrip nilai ijazah untuk mendaftar.
Akan tetapi, setiap sekolah kedinasan biasanya memiliki persyaratan dokumen masing-masing.
Saat ini, setiap sekolah memang belum mengeluarkan pengumuman resmi. Namun, berdasarkan penerimaan tahun lalu, detikers bisa mengambil referensi.
Simak informasi berkas-berkas pendaftaran sekolah kedinasan, sebagaimana dihimpun oleh detikedu berdasarkan seleksi sekolah kedinasan 2025!
Jakarta – Pendaftaran sekolah kedinasan akan segera dibuka. Ada 9 kementerian/lembaga mulai dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI hingga Badan Pusat Statistik (BPS) yang akan membuka pendaftaran.
Menurut Badan Kepegawaian Negara (BKN), calon peserta seleksi setidaknya membutuhkan scan kartu tanda penduduk (KTP)/kartu identitas anak (KIA)/kartu keluarga, scan akta kelahiran, scan ijazah, dan scan transkrip nilai ijazah untuk mendaftar. Akan tetapi, setiap sekolah kedinasan biasanya memiliki persyaratan dokumen masing-masing.
Saat ini, setiap sekolah memang belum mengeluarkan pengumuman resmi. Namun, berdasarkan penerimaan tahun lalu, detikers bisa mengambil referensi. Simak informasi berkas-berkas pendaftaran sekolah kedinasan, sebagaimana dihimpun oleh detikedu berdasarkan seleksi sekolah kedinasan 2025!
Dokumen Pendaftaran Sekolah Kedinasan
Selain berkas-berkas sebagaimana disebutkan BKN, berikut beberapa dokumen penting yang dibutuhkan dalam pendaftaran setiap sekolah kedinasan:
1. Politeknik Keuangan Negara STAN
Ijazah atau menggunakan surat keterangan lulus (SKL) bagi lulusan tahun berjalan
Surat keterangan yang ditandatangani oleh kepala sekolah bahwa pendaftar merupakan pendaftar ADEM Papua, khusus pendaftar dari Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM)
Papua Khusus pendaftar yang memiliki orang tua (ayah kandung atau ibu kandung) yang lahir di kabupaten/kota pada provinsi afirmasi yang dipilih: Akta kelahiran pendaftar dan KTP ayah kandung atau ibu kandung/kartu keluarga (KK)/surat keterangan hubungan keluarga yang ditandatangani lurah/kepala desa,
Khusus jalur pembibitan: Akta kelahiran pendaftar dan KTP ayah kandung atau ibu kandung/KK pendaftar/surat keterangan hubungan keluarga yang ditandatangani oleh lurah/kepala desa.
Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)
Bukti tes kesehatan untuk menunjukkan bebas narkoba
Khusus peserta afirmasi, terdapat syarat berikut:
– Akta kelahiran dan domisili sesuai KTP/KK di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Kepulauan Riau, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku.
– Peserta afirmasi Orang Asli Papua (OAP) memiliki rekomendasi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau Ketua/Anggota Majelis Rakyat Papua.
3. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
Surat izin orang tua/wali asli dengan format PDF/JPEG, nama file orang tua
Fotokopi ijazah dengan ketentuan untuk lulusan dua tahun sebeluumnya berformat PDF/JPEG, dengan nama file contohnya: Ijazah2023 atau Ijazah2024
Surat keterangan lulus dari sekolah bagi lulusan tahun berjalan, dengan format PDF/JPEG, nama file contohnya: SKL 2025
Satu lembar pasfoto 4×6 latar merah untuk laki-laki dan biru untuk perempuan
Foto berwarna seluruh badan ukuran postcard, berfoto menggunakan pakaian warna putih dan bawahan hitam bahan; foto tampak depan, tampak samping kanan kiri dan tampak belakang; format PDF atau JPEG, nama file Foto
Fotokopi akta kelahiran/surat keterangan kelahiran/kenal lahir, KK, dan kartu BPJS; KK format PDF/JPEG, nama file KK
4. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Selain syarat umum yang disebutkan BKN, pendaftar IPDN tahun lalu juga perlu menyertakan:
Siswa dengan ijazah dari sekolah luar negeri diperkenankan mendaftar, tetapi harus mendapat pengesahan berupa surat penyetaraan nilai dari Kementerian Pendidikan.
Surat pindah (bagi yang pindah tempat tinggal)
Syarat domisili dikecualikan bila orang tua peserta (bapak/ibu kandung) lahir di tempat pendaftaran, dibuktikan dengan akta kelahiran orang tua/atau surat penempatan pindah tugas orang tua dari instansi masing-masing
Surat keterangan lulus SMA/MA ditandatangani oleh kepala sekolah atau pejabat yang berwenang dan dicap/distempel basah bagi siswa lulusan tahun berjalan
Surat pernyataan bersedia menandatangani dan mengikuti perjanjian ikatan dinas lulusan IPDN di lingkungan kementerian/lembaga pemerintah daerah, yang dinyatakan secara tertulis dan ditandatangani di atas meterai Rp 10 ribu serta mengetahui orang tua/wali
Surat Keterangan Orang Asli Papua, khusus bagi peserta OAP dan ditandatangani oleh Ketua atau Anggota Majelis Rakyat Papua berdasarkan keanggotaan yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pakta Integritas
Alamat e-mail aktif
Pasfoto berwarna ukuran foto 4 x 6 cm dengan menghadap ke depan, tidak memakai kacamata, dan mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih dengan latar belakang merah.
5. Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
Saat ini Kemenhub RI belum mengumumkan sekolah apa saja yang membuka seleksi sekolah kedinasan.
Namun, berdasarkan pendaftaran Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD Jalur Mandiri gelombang 1 yang dibuka Mei 2026 lalu, seperti ini syarat-syaratnya:
Pasfoto terbaru berwarna latar belakang merah, menghadap ke depan ukuran 4×6 (ukuran maksimal 1.000 kb dengan format JPG atau JPEG)
KTP bagi peserta yang berusia di atas 17 tahun atau KIA atau KK. Bagi yang belum memiliki KTP atau menggunakan surat keterangan kependudukan/resi permintaan pembuatan KTP (ukuran maksimal 1.000 kb dengan format PDF)
Ijazah dan transkrip nilai ijazah SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat bagi pendaftar yang sudah dinyatakan lulus atau rapor SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat bagi pendaftar yang belum dinyatakan lulus dan surat penyetaraan/persamaan/konversi ijazah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bagi lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing (ukuran maksimal 1.000 kb dengan format PDF)
Surat pernyataan calon taruna/taruni bermeterai 10.000 rupiah dapat diunduh pada https://bit.ly/FormatSuratPernyataanCalonMahasiswa
Formulir surat pernyataan persetujuan pemeriksaan kesehatan bermeterai 10.000 Rupiah, dapat diunduh pada tautan: https://bit.ly/FormatSuratPemeriksaanKesehatan2026
Formulir daftar riwayat dapat diunduh pada tautan: https://bit.ly/FormatDRH2026
Politeknik Statistika STIS
Berdasarkan penerimaan tahun sebelumnya, dikutip dari laman resmi, ini berkas yang dibutuhkan untuk daftar ke STIS:
Pafoto
KTP/KIA
KK
Akta kelahiran
Ijazah/rapor
Surat Keterangan Orang Asli Papua untuk pendaftar jalur afirmasi kewilayahan
KTP/KK/akta kelahiran orang tua untuk pendaftar jalur pembibitan.
7. Polilteknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
Pasfoto berwarna terbaru (3 bulan terbaru), latar belakang merah dan format JPG maksimal 200 KB
Scan KTP asli atau KK asli/KK digital bagi yang belum punya KTP, format JPG maksimal 200 KB
Scan rapor asli (digabung dalam 1 PDF) yang berisi halaman profil/identitas lengkap, nilai rapor semester 4 dan 5 asli yang memuat nilai pengetahuan matematika dan bahasa Inggris, surat keterangan konversi nilai, maksimal 1000 KB
Rapor skala 0-100 yang sudah dilegalisasi dan ditandatangani kepala sekolah (jika nilai rapor menggunakan skala huruf), format PDF, maksimal 1000 KB
Transkrip nilai rapor dalam bahasa Indonesia (jika sekolah menggunakan selain bahasa Indonesia), format PDF, maksimal 1000 KB
Scan hasil pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas setempat/dokter unit pelayanan kesehatan pemerintah yang diterbitkan pada tahun berjalan, dengan mencantumkan hasil pengukuran tinggi badan dan berat badan, format PDF, maksimal 500 KB
Scan hasil pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas setempat/dokter unit pelayanan kesehatan pemerintah yang diterbitkan pada tahun berjalan, dengan mencantumkan hasil buta warna, format PDF, maksimal 500 KB
Scan surat pernyataan diri sebagai persetujuan persyaratan umum, dengan meterai Rp 10 ribu (format bisa dilihat di situs resmi Penerimaan Poltek SSN), format PDF, maksimal 700 KB
Scan kartu BPJS Kesehatan, format JPG, maksimal 200 KB.
Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin)
Poltekpin Kemenkum maupun Poltek Imipas Kemenimipas belum membuka seleksi sekolah kedinasan pada 2025. Akan tetapi, berikut referensi syarat pendaftar sekolah kedinasan Kemenkumham berdasarkan penerimaan pada 2024:
Akta kelahiran atau surat keterangan lahir untuk membuktikan berusia 17-23 tahun 0 bulan 0 hari per tanggal pendaftaran
Hasil pengukuran pada tes kesehatan dan pengamatan fisik untuk menunjukkan berat badan ideal sesuai kriteria
Surat keterangan resmi dari lurah/kepala desa setempat untuk membuktikan belum pernah menikah secara negara, adat, maupun agama
Khusus bagi pendaftar formasi pegawai:
– Wajib mendapat persetujuan yang dibuktikan dengan surat pengantar dari pejabat pimpinan tinggi baik pimpinan unit eselon II atau kepala kanwil
– Surat keterangan bertanda tangan digital sekretaris unit utama, kepala biro, atau kepala kanwil melalui sistem untuk membuktikan tidak sedang menjalani atau dalam proses pemeriksaan hukum disiplin tingkat sedang hingga berat
– Penilaian prestasi kerja pegawai 2 tahun sebelumnya minimal Baik atau Seusai Ekspektasi
– Membuat sasaran kerja pegawai pada tahun berjalan pada sistem informasi manajemen kepeagwaian secara manual.
Itulah syarat-syarat dokumen mendaftar sekolah kedinasan. (Red/dtk)






